BERITA TERBARU

Setelah dinanti puluhan tahun, akhirnya Indonesia kini jadi pemegang saham mayoritas di PT Freeport Indonesia. Diumumkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada sore ini, melalui PT Inalum (Persero) kini Indonesia memiliki 51,2% saham di tambang emas dan tembaga terbesar yang ada di bumi pertiwi. 

Jabatan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) dipegang oleh seorang profesional yang juga seorang penyanyi yaitu Clayton Allen Wenas (Tony Wenas).
Tony Wenas ini sebenarnya bukan orang baru di PTFI. Pada 2001 hingga 2010, Tony pernah menjadi Executive Vice President and Director PTFI. 

Tony sudah punya banyak pengalaman di dunia pertambangan. Selain di Freeport, ia juga pernah menjadi Direktur Utama PT International Nickel Indonesia Tbk (Inco), yang kini bernama PT Vale Indonesia Tbk. Tony menduduki posisi pucuk pimpinan di Inco selama 16 bulan sejak Maret 2010 hingga mengundurkan diri pada 14 Agustus 2011. 

Pria kelahiran 8 April 1962 ini pada Mei 2014 mengemban tugas baru sebagai President PT Berkat Resources Indonesia. Kemudian sejak Februari 2015, Tony tercatat sebagai President Director PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP). 

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) tahun 1985 ini juga aktif di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Sejak Januari 2016 sampai sekarang, Tony tercatat sebagai Chairman of Europe Permanent Committe di Kadin Indonesia.
 
Berikut adalah susunan Direksi dan Komisaris PT. Freeport Indonesia
 
Direktur Utama Clayton Allen Wenas (Tony Wenas)
Wakil Direktur Utama Orias Petrus Moedak
Direktur Jenpino Ngabdi
Direktur Achmad Ardianto
Direktur Robet Charles Schroeder
Direktur Mark Jerome Johnson

Sementara itu untuk jajaran komisaris:
Presiden Komisaris Richard Adkerson
Wakil Komisaris Utama Amien Sunaryadi
Komisaris Budi Gunadi Sadikin
Komisaris Hinsa Siburian
Komisaris Kathleen Lynne Quirk
Komisaris Adrianto Machribie