BERITA TERBARU

TripToba-Wisata.  Danau Toba adalah salah satu danau terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara serta menempati peringkat dua danau terluas di dunia setelah Danau Victoria di Afrika. Terletak di propinsi Sumatera Utara, Danau ini menyimpan berjuta pesona alam yang tak akan habis untuk dijelajahi.
Sejarah mencatat bahwa danau ini terbentuk dari letusan gunung berapi super. Danau ini bak lautan luas jika dilihat di sepanjang pesisirnya. Anda akan dibuat kagum oleh keindahan Danau Toba ini, hamparan bukit barisan yang mengelilinginya dan pulau vulkanik yang berada di tengahnya, yaitu Pulau Samosir.

1. Menikmati sisi romantis Danau Toba: Kebun Bunga Sapo Juma Tongging

Sapo Juma sebenarnya merupakan sebuah penginapan di pinggir Danau Toba. Suasana yang tenang dengan suguhan kecantikan Danau Toba adalah hal yang akan anda dapatkan.
Belakangan nama Sapo Juma cukup viral di media sosial khususnya di instagram. Hal ini tak lepas dari keberadaan bunga bunga cantik di area Sapo Juma. Tak sedikit pengunjung yang berfoto-foto di lokasi kebun bunga Sapo Juma tersebut.
Di antara bunga-bunga yang tumbuh bermekaran, sudah ada jalan setapak. Jadi Anda bisa menikmati bunga dalam jarak dekat ataupun hunting foto di sana tanpa merusak tanaman yang ada.

2. Ketika pesona alam bersanding dengan warisan leluhur: Lembah Bakkara
Tempat ini dibelah oleh dua aliran sungai besar yang berair deras. Sungai terbesar yang dominan adalah Aek Silang yang bersumber dari air terjun yang tercurah dari bentangan perbukitan. Sungai kedua yang lebih kecil bernama Aek Simangira. Keduanya mengaliri beberapa desa dan bermuara di Danau Toba.

Lembah Bakkara adalah tempat kelahiran dari Raja Sisingamangaraja XII, Pahlawan nasional dari Sumatera Utara yang dahulu berperang melawan penjajahan Belanda.

Bakkara terkenal dengan Aek Sipangolu (air yang menghidupkan). Konon menurut cerita jika seseorang terkena jenis penyakit apapun apabila orang tersebut berendam atau meminum air dari Aek Sipangolu maka ia akan sembuh.
Aek Sipangolu adalah sumber air yang keluar dari batu dan mengalir sepanjang masa, airnya segar dan jernih dan bermuara di Danau Toba. Bakkara juga terkenal akan bawang merahnya yang menjadi komoditas utama penduduk daerah ini, di samping padi dan kacang tanah.

3. Spot foto unik di sarang burung: Puncak Sidiangkat, Sidikalang
Dengan berlatar-kan panorama keindahan alam tanah Pakpak, jauh dari polusi udara, Puncak Sidiangkat patut menjadi salah satu pilihan terbaik untuk dikunjungi saat berada di Kabupaten Dairi sekitaran Danau Toba.

Daya tarik yang ditawarkan Puncak Sidiangkat yaitu spot foto unik berupa sarang burung raksasa, sedangkan background di sekitar lokasi menyajikan keindahan alam dengan hijaunya pepohonan. Hal ini tentu menjadi magnet tersendiri bagi setiap pengunjung.

Jika ingin bermalam dalam suasana yang sejuk dan asri ini, di sini juga ada Hotel Nantampuk Mas yang berada di puncak dikelilingi bebukitan dan view hutan lindung menghijau dengan hembusan udaranya dingin, segar dan asri meyediakan fasilitas 21 kamar dengan harga mulai dari Rp100.000 – Rp300.000 per malam.

4. Miniatur negeri Belanda di hotel legendaris di Danau Toba: Inna Parapat Hotel
Hotel legendaris yang terletak di kota Parapat, tepat di pinggiran Danau Toba ini berbentuk semacam bungalow dan sering digunakan sebagai penginapan kontingen Indonesia yang akan bertanding di kejuaraan nasional maupun internasional seperti PON (Pekan Olahraga Nasional), Sea Games, maupun Asian Games.

Namun yang menjadi daya tarik dari hotel ini bukanlah itu saja, merupakan sebuah area yang menyerupai suasana di Eropa, tepatnya Belanda, lengkap dengan kincir angin!
Makanya jangan heran kalau wisatawan banyak yang sengaja datang ke sini hanya untuk foto-foto di spot kece ini.

5. Danau Toba dibalut dalam kemewahan: Kapal Pesiar Danau Toba
Sejak 28 Desember 2017, untuk menuju Danau Toba bisa dicapai dengan menggunakan kapal pesiar alias cruise. Paket kapal pesiar ke Danau Toba ini menjadi paket baru yang digarap bersama pemerintah Singapura.
Kapal pesiar milik Pemerintah Kabupaten Samosir ini bentuknya seperti rumah adat Batak, lengkap dengan ornamen ukirnya yang berukuran panjang 21,5 meter dan lebar 7 meter. Uniknya, strukturnya hampir seluruhnya terbuat dari bahan kayu!
Untuk keselamatan, jangan khawatir karena kapal ini dilengkapi dua sekoci dengan daya tampung 20 orang, pelampung keselamatan, pemadam api, serta alat penunjuk keadaan darurat red hand flare. Kapal ini juga dilengkapi kompas dan peralatan GPS untuk panduan arah dan posisi kapal.
Terdapat dua dek, yaitu atas dan bawah Dek bawah terbuka sedangkan dek atas ditutupi dinding kaca sehingga lebih kedap suara.
Di bagian belakang dek atas, terdapat balkon yang bisa menampung 12 orang untuk duduk santai menikmati embusan angin Danau Toba atau hangatnya sinar mentari. Lalu di bagian depan kapal, terdapat dua patung besar laki-laki berpakaian adat layaknya sedang manortor atau menari.

6. Hilangkan penat dengan air penyejuk hati: Air Terjun Situmurun Binangalom

Air Terjun Situmurun ini juga sering disebut sebagai Air Terjun Binangalom karena airnya berasal dari desa Binangalom Kecamatan Lumban Julu, kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.
Kata Binangalom berasal dari nama sebuah sungai, yaitu Lum. Lum atau Lom dalam bahasa Batak Toba dapat diartikan sebagai air penyejuk hati. Dari sekian banyak air terjun yang ada di Indonesia air terjun ini tergolong unik karena airnya mengalir langsung jatuh ke Danau Toba. Anda pun dapat menikmati sensasi berenang melawan arus di air terjun ini.

Untuk menuju tempat ini ada dua alternatif jika Anda dari Medan, yaitu rute dari Parapat melalui Pelabuhan Ajibata atau rute dari Balige melalui Pelabuhan Balige. Keduanya sama-sama ditempuh dengan menyewa kapal motor menuju lokasi air terjun. Namun jarak terdekat adalah dari Balige, sebab letak air terjun ini mengarah ke Balige.

Anda akan disuguhi pemandangan Pulau Samosir di sepanjang perjalanan menuju air terjun Situmurun ini.
Jangan lupa siapkan obat anti mabuk laut.

7. Suasana yang begitu dramatis: Air Terjun Binanga Bolon
Air terjun Binanga Bolon adalah salah satu air terjun yang ada di kabupaten simalungun, tepatnya berada di kecamatan Haranggaol Nagori Purba Pasir.
Lokasi air terjun ini berada di sekitar pemukiman warga yang berada di dekat danau Toba. Anda akan disuguhi dengan pemandangan Danau Toba, karena sepanjang jalan menuju lokasi air terjun anda harus melintasi jalan yang berada dekat tepi Danau Toba.

Setelah sampai di desa Binanga Bolon anda harus berjalan mendaki sekitar 100 meter. Untuk perjalanan dari desa Binanga Bolon ke lokasi air terjun tidak terlalu terjal dan jalannya juga telah di perbaiki oleh masyarakat sekitar.

8. Pemandangan menakjubkan Danau Toba dari ketinggian: Air Terjun Turunan Bolon/Air Terjun Naga
Air Terjun Turunan Bolon (Turbo) atau Air Terjun Campuran Bolon atau disebut juga Air Terjun Naga, lokasinya terletak di kawasan yang masih asri, yaitu di Desa Tomuan Holbung Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan.
Terdapat beberapa tebing indah dihiasi pepohonan hijau. Aliran sungainya juga cukup deras. Apalagi jika hujan. Airnya jernih dan dingin. Membuat siapapun yang berkunjung ke sini kian terpesona.

Di lokasi ini medannya cukup berat. Jalan tanah berbatu akan menjadi tantangan bagi kendaraan. Sehingga harus berhati-hati, terutama saat hari hujan. Sangat dianjurkan memakai kendaraan yang prima.

Dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menyebrangi aliran sungai yang dinilai cukup deras. Namun semuanya terbayar dengan megahnya air terjun yang super ini.

Air Terjun Turunan Bolon/Air Terjun Naga

Lokasi: Desa Tomuan Holbung Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Cara ke Sana: 6 jam perjalanan dari Medan dan 3 jam dari Pematang Siantar via Tanah Jawa Simalungun-Mandoge (jika datang dari arah Medan). Kordinat di sini.
Tiket Parkir dan Retribusi: Rp 9000

9. Menyaksikan pemandangan spektakuler di tempat asal mula Suku Batak: Pusuk Buhit, Samosir
Samosir menyimpan banyak tempat wisata yang menarik. Pusuk Buhit sebenarnya adalah gunung berapi aktif. Tingginya sekitar 1980 meter di atas rata-rata permukaan laut.
Gunung ini dikelilingi oleh beberapa desa, seperti Sianjur Mula-Mula, Samosir, dan Pangururan. Saat ini, Pusuk Buhit menjadi tujuan liburan yang menarik di Sumatera Utara karena Pusuk Buhit terkenal dengan cerita urbannya.

Menurut mitos Batak, Pusuk Buhit adalah tempat kelahiran Suku Batak atau asal mula Suku Batak. Penduduk setempat percaya bahwa Pusuk Buhit adalah tempat kelahiran Raja Batak.

Ada banyak aktivitas yang dapat dilakukan di Pusuk Buhit. Misalnya, anda bisa mengunjungi Tower Tele yang merupakan tempat sempurna untuk menyaksikan pemandangan keindahan Danau Toba. Ada tempat menarik lainnya di dekatnya seperti Aek Sipitu Dae, Batu Hobon, dan masih banyak lagi.

Pusuk Buhit, Samosir

Lokasi: Kota Pangururan, Pulau Samosir, Sumatera Utara
Cara ke Sana:  Jalur Darat:  Dari kota Medan, Anda harus melewati Kabupaten Karo menuju Sidikalang (Kabupaten Dairi) melewati Menara Tele, setelah itu dilanjutkan menuju Pangururan.
Jalur Air: Dari kota Medan, Anda menuju ke kota Prapat di Kabupaten Simalungun, lalu dilanjutkan menuju Pelabuhan Tigaraja. Dari Pelabuhan Tigaraja Anda akan menyeberang menuju Pelabuhan Tomok dan dilanjutkan dengan naik bus menuju Kota Pangururan.

10. Pemandangan Danau Toba dari Bukit Teletubbies: Bukit Holbung
Siapa yang tidak takjub dengan pesona Danau Toba? Anda bisa melihat keindahan Danau Toba dari berbagai sisi di 7 kabupaten, Sumatera Utara. Salah satunya anda dapat melihat keindahan Danau Toba dari Bukit Holbung yang berada di Desa Janji Marhatan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.
Banyak wisatawan datang ke sini untuk trekking. Biasanya, pengunjung bisa mencapai puncak dalam 10 – 15 menit. Jangan khawatir, karena ada jalan setapak. Anda juga bisa melihat banyak gulma bukit di sepanjang jalan. Begitu anda mencapai puncak, Anda akan terdiam menikmati keindahannya. Tempat ini bisa menjadi pilihan liburan indah berikutnya.
Bukit Holbung

Lokasi:  Untuk menuju bukit ini dapat ditempuh dengan dua rute.
Pertama melalui Medan – Kabanjahe – Tele.
Kedua Melalui Medan – Siantar – Parapat – Tomok (Samosir)
Cara ke Sana: Untuk menuju bukit ini dapat ditempuh dengan dua rute. Pertama, dari Medan ke Tele. Selama perjalanan, anda bisa melewati Kebanjahe. Rute lain adalah melalui Siantar, Parapat, dan Samosir. Itu tergantung pada titik awal Anda. Jika Anda memilih rute kedua, Anda harus menggunakan Pelabuhan Tiga Raja untuk mencapai Tomok di Pulau Samosir. 

11. Bunga-bunga cinta di Danau Toba: Bukit Indah Simarjarunjung
Setelah dibuka tahun 2016 lalu, kini wisata Bukit Indah Simarjarunjung sudah ramai dikunjungi warga.
Sesuai dengan namanya, memang bukit ini menawarkan keindahan yang nyata. Dari ketinggian, Anda dapat melihat jelas pesona keindahan Danau Toba.

Bukit Indah Simarjarunjung ini dikelola seperti wisata Kalibiru Jogjakarta, yang dibuat sedemikian rupa dengan bentuk rumah pohon.
Salah satunya rumah pohon cinta yang banyak diminati anak-anak muda. Tidak hanya pemandangan Danu Toba, tetapi masih banyak pemandangan alam lainnya yang indah, seperti hamparan perbukitan yang hijau berpadu dengan birunya langit, kawasan persawahan, dan juga perkebunan teh dan kopi.

Bukit Indah Simarjarunjung
Lokasi: Jl. Simarjarunjung, Butu Bayu Pane Raja, Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Tiket Masuk:  Rp2.000 per orang |  Rp5.000 per orang untuk berfoto-foto di lokasi.
Cara ke Sana:  Dari kota Medan bisa melewati Berastagi menuju ke arah Parapat, atau bisa juga menuju Samosir. Setelah itu lanjutkan perjalanan menuju ke arah Simalungun, menuju ke Jalan Simarjarunjung.

12. Mengenal Samosir dari Dekat: Desa Wisata Tomok
Desa Tomok adalah sebuah desa tradisional yang dikenal sebagai pintu gerbang dan pengenalan Samosir. Di sini adalah sarkofagus batu besar kepala suku Sidabutar.
Diukir dari satu blok batu. Bagian depannya diukir dengan wajah singa- makhluk mitos, bagian kerbau, bagian gajah. Pada tutup berbentuk pelana adalah patung kecil seorang wanita membawa mangkuk, diyakini mewakili istri ketua yang mati.
Desa ini menjadi telah menjadi desa wisata di Samosir sejak lama. Karena di Tomok selain wisata sejarah mengenal budaya Batak Toba, anda juga bisa wisata belanja.
Ada 3 objek wisata yang menarik di Desa Tomok ini, yaitu:

12-a. Patung Sigale-gale
Di kawasan kampung ini, jika beruntung anda bisa disambut oleh tarian tor-tor dari penduduk setempat dan tarian sigale-gale.

Sigale-gale adalah boneka yang dapat bergerak-bergerak dan menari sendiri, sejenis wayang orang di Jawa. Jika tidak beruntung, jangan khawatir, anda bisa memesan pertunjukan tarian-tarian tadi dengan biaya sekitar Rp200.000 per pertunjukan kepada para penari.

12-b. Pemakaman Raja-raja kuno Batak.

Begitu anda memasuki kompleks makam, langsung terlihat beberapa peti batu berukir kepala manusia. Peti batu itu tidak tertanam di dalam tanah, tetapi berada di atas permukaan tanah.

Di dalam peti itulah raja-raja keturunan Sidabutar dimakamkan. Ada  3 Raja beserta beberapa kerabatnya yang dimakamkan di kompleks ini. Jenazahnya tidak dikubur dalam tanah, tetapi hanya dimasukkan dalam peti yang terbuat dari batu alam.

12-c. Museum Batak

Museum ini dibangun menyerupai rumah adat Batak. Di dalamnya terdapat beberapa peninggalan seperti senjata, pakaian adat, dan alat rumah tangga orang Batak kuno. Pengunjung diperkenankan memakai pakai adat Batak sebagai kenang-kenangan untuk diambil gambar. Tidak ada biaya tiket masuk untuk mengunjungi museum ini. Hanya saja, bila pengunjung bersedia, terdapat kotak sumbangan yang bisa diisi seikhlasnya.
Sebelum kembali ke pelabuhan, anda bisa berbelanja berbagai souvenir Batak yang berderet di Tomok. Namun sekali lagi harus hati-hati, karena para pedagang seringkali mempermainkan harga kepada para pengunjung. Jadi harus pandai menawar harga di sini.
Catatan: Jika Anda menumpang kapal feri atau kapal motor reguler, jangan terlena di Desa Tomok. Jika hari sudah mulai gelap, segera beranjak ke pelabuhan, karena setelah jam 7 (maghrib), sudah tidak ada lagi kapal yang akan membawa Anda kembali ke Parapat.
Desa Wisata Tomok

Lokasi: Pulau Samosir, Sumatera utara
Cara ke Sana: Kapal Feri dan Kapal motor dari Pelabuhan Wisata Parapat tersedia hingga jam 5 sore, dan paling lambat jam 7 kembali dari Tomok ke Parapat. Anda bisa menyewa kapal motor secara khusus dengan harga sekitar Rp 500.000, sampai Anda diantarkan kembali ke Pelabuhan Parapat.

13. Menikmati Danau Toba layaknya penduduk lokal: Desa Tuktuk Siadong
Pastikan kunjungan anda ke Danau Toba untuk singgah dan menginap di Desa Wisata Tuktuk Siadong; sebuah tempat indah di sebuah tanjung kecil di Pulau Samosir.
Di sini, Anda bisa menikmati suasana menawan dengan panorama pinggir danau di mana sudah banyak sekali para wisatawan yang terpukau. Desa Tuktuk Siadong sendiri berlokasi di kecamatan Simanindo, kabupaten Samosir, provinsi Sumatra Utara.

Meskipun menawarkan pantai untuk olahraga air, seperti kano, jetski, waterbikes, atau berenang dan memancing; namun udara di sini sejuk karena terletak di pegunungan. Tidak heran, Tuktuk telah menjadi favorit wisatawan sehingga di sini Anda akan menemukan sejumlah hotel kelas atas yang terletak di sepanjang pinggiran danau dengan pantai eksklusif untuk tamu maupun hotel kecil dan homestay dengan tarif mulai dari Rp100.000 – Rp500.000 per malam tergantung pada tipenya.

Walaupun daerah Tuktuk Siadong penduduknya mayoritas beragama Katolik dan Kristen akan tetapi bagi anda seorang Muslim tidak perlu khawatir mengingat cukup banyak rumah makan Muslim.
Desa Tuktuk Siadong

Lokasi: Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara
Cara ke Sana: Perjalanan melalui darat ke Parapat memakan waktu sekitar 4-5 jam dari Medan. Ada juga moda kereta api dari Medan menuju Pematang Siantar lalu dilanjutkan dengan menggunakan bus ke Parapat sekitar 1-2 jam.

14. Menikmati Pantai Perawan di Danau Toba: Pantai Batu Hoda/Tanjung Unta
14-a. Pantai Batu Hoda
Pantai Batu Hoda terletak di kabupaten Simalungun berdekatan dengan kota Tigaras.
Disini anda dapat menikmati pemandangan Danau Toba di pingggiran danau yang cukup landai.

Pantai yang masih alami ini belum dikelola maksimal, sehingga sangat minim fasilitas. Hanya ada toilet dan warung jajanan.

Pantai Batu Hoda

Lokasi: Kabupaten Simalungun, Kota Tigaras, Sumatera Utara.
Cara ke Sana: Ada 3 jalur dari kota Medan. Jalur Pertama: Medan-Brastagi-Karo-Simalungun-Tigaras. Jalur Kedua: Medan-Pematang Siantar-Sidamanik-Tigaras (di jalur ini Anda dapat menikmati pemandangan kebun teh Sidamanik). Jalur Ketiga: Medan-Pematang Siantar-Simpang Raya-Tigaras (Anda dapat menikmati pemandangan kebun kelapa sawit). Setelah tiba di kota Tigaras, anda harus menyebrang dengan kapal feri menuju Simanindo dengan harga tiket sekitar Rp7.000 per orang. Perjalanan ini ditempuh dalam 30 – 45 menit.

14-b. Tanjung Unta
Pantai Batu Hoda berdekatan dengan objek wisata legendaris, Tanjung Unta.
Tempat ini dinamakan Tanjung Unta oleh salah satu proklamator Republik Indonesia, Bapak Moh. Hatta;  karena Tanjung tersebut mirip dengan punuk unta yang sedang beristirahat.
Lokasinya terletak di Nagori (Desa) Sipolha, Kecamatan Sidimanik, Kabupaten Simalungun, kira-kira 10 km dari kantor kecamatan, dan kira-kira 72 km dari Pematang Siantar.

Kegiatan yang dapat dilakukan di Tanjung Unta adalah berkemah, memancing, dan lain-lain. Walaupun masih minim pengelolaan, di Tanjung Unta Anda masih dapat menikmati keindahan danau toba.

Tanjung Unta

Lokasi: Kabupaten Simalungun, Kota Tigaras, Sumatera Utara.
Cara ke Sana: Anda dapat menggunakan transportasi darat seperti Bus atau Sewa mobil dengan rute Medan-Pematang Siantar-Tanjung Unta dengan jarak sekitar 109 km

15. Sensasi Ranu Kumbolo di Sumatera: Pantai Paropo
Paropo adalah salah satu Desa yang memiliki keindahan alam berada di Kecamatan Silahi Sabungan Kabupaten Dairi,  Sumatera Utara.

Selain untuk tempat berkemah, Paropo merupakan lokasi yang tepat bagi Anda yang memiliki hobi memancing. Tentunya anda harus mempersiapkan alat pancing sendiri dari rumah karena di paropo tidak ada penyewaan alat pancing.

Bagi yang tidak suka berkemah, di Paropo kini sejumlah penginapan sudah mulai berdiri dengan harga kamar yang bervariasi, mulai dari harga Rp200.000/malam hingga Rp500.000/malam, sesuai fasilitas dan lokasi penginapan, apakah berada di tepi danau atau dekat perbukitan.

Pantai Paropo

Lokasi: Kecamatan Silahi Sabungan Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Cara ke Sana: Perjalanan menuju Paropo dari Kota Medan memakan waktu tempuh 3-5 jam via jalur darat Medan-Brastagi-Dairi atau sekitar 30 menit dari Sidikalang.
Bila dari Tongging, sekitar 10 menit perjalanan menyusuri jalan yang masih sempit di tepi danau.

16. Bersantai di Pemandian Air Panas: Aek Rangat Pangururan
Aek Rangat adalah sebuah kawasan pemandian air panas yang terdapat di lereng Gunung Pusuk Buhit.
Aek Rangat ini letaknya di Pangururan, yang merupakan salah satu daerah dataran tinggi di Pulau Samosir yang beriklim sejuk. Sehingga apabila anda berada di sekitar daerah ini, maka suasana sejuk dan bentang alam yang masih sangat alami akan memanjakan mata Anda

Pengunjung biasanya terkesan dengan warna air yang putih keabu-abuan. Tak heran banyak yang ingin memotret sumber air panas ini. Bahkan di daerah ini pun anda dapat melihat eksotika kawasan perkampungan etnis Batak yang masih mempertahankan tradisi dan budayanya.

Tidak membawa makanan? Jangan khawatir! Di sekitar lokasi Pemandian Air Panas Aek Rangat ini pun juga terdapat beberapa warung yang menyediakan berbagai menu makanan khas Sumatera Utara ataupun menu-menu lainnya seperti ikan mas yang dimasak dengan cara arsik hingga mie gomak yaitu mie khas Sumatera Utara.

Aek Rangat Pangururan

Lokasi: Desa Rianiate, Lereng Pusuk Buhit, Sumatera Utara
Cara ke Sana: Dari Pangururan dengan jarak sekitar 4 kilometer dapat ditempuh dengan waktu perjalanan sekitar 45 menit hingga 1 jam, dengan jalur yang berliku-liku dan di beberapa bagiannya terlihat menanjak

17. Wisata iman sambil bermain air: Pemandian Bukit Gibeon
Bukit Gibeon adalah sebuah destinasi wisata keluarga yang berada di Kabupaten Toba Samosir dan wajib untuk Anda kunjungi karena alamnya yang indah dan asri.
Bukit yang lebih sering disebut dengan Pusat Seminar Bukit Gibeon (PSBG) ini memang baru saja didirikan, namun sudah banyak orang mengetahuinya dan sering dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri.

Pusat Seminar Bukit Gibeon sebenarnya merupakan tempat sekolah Misionaris/ sekolah Pendeta, akan tetapi Pusat Seminar Bukit Gibeon ini juga sering dijadikan sebagai pusat retret, tempat doa, ibadah, ataupun sekedar liburan keluarga.
Di kawasan ini terdapat air terjun. Air Terjun Gibeon merupakan air terjun alami yang jatuhan airnya itu unik dan menarik karena jatuhan airnya langsung menujuh ke sebuah kolam penampungan/ kolam renang yang lebih dikenal sebagai Pemandian Bukit Gideon.

Pemandian Bukit Gibeon

Lokasi: Desa Parsaoran Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara
Cara ke Sana: 25 Menit dari Parapat atau 1,5 jam dari Balige menuju Bandara Sibisa.

18. Mendaki gunung tertinggi di Sumatera Utara dan berada di atas awan: Gunung Sibuatan
Gunung Sibuatan yang merupakan gunung tertinggi di Propinsi Sumatera Utara, dengan ketinggain 2.457 MDPL (Meter Diatas Permukaan Laut).
Selain melewati tantangan berupa naik turun tiga lembah dan tiga bukit sebelum mencapai puncak, sebagian besar adalah hutan lumut, kesempatan langka merasakan pemandangan tersebut membuat petualangan alam mendaki Gunung Sibuatan menjadi lebih menantang, berkesan. Keindahannya begitu memikat.

18. Muara
Muara-Tapanuli Utara, menyimpan Segudang Objek Wisata.  Wisata panorama alam yang indah.

"Muara adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, yang berada di bagian utara kawasan Danau Toba yang terdiri dari 15 desa dengan jumlah penduduk sekitar 15.171 juta jiwa. Mayoritas penduduknya petani dan nelayan.

Mencapai kawasan Muara, kita bisa melalui jalan darat yang memberi suguhan pemandangan perbukitan menghijau, lembah curam, dan - tentu saja - panorama keindahan Danau Toba yang membiru.
Anda kenal dengan mangga Parapat? Sesungguhnya mangga ini banyak dipasok dari kawasan Muara yang memang menjadi potensi khas dan keberadaannya sudah berlangsung dari tahun ke tahun. Biasanya antara bulan Agustus hingga September akan terjadi panen mangga besar-besaran, sehingga mangga Muara yang terkenal manis rasanya itu kerap dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan yang sering berkunjung ke kota wisata Parapat.

Objek wisata di Muara sangat beragam. Pengunjung dapat melihat beberapa objek wisata yang menarik, di antara panorama indah Hutaginjang yang terletak sekitar 38 km dari Tarutung atau 11 km dari Bandara Silangit Borong-borong. Dari Panorama indah Hutaginjang menelusuri jalan berbelok, seraya menikmati pemandangan indah lahan persawahan, menggiring perjalanan menuju kota Muara. Di sini dapat dinikmati wisata pantai yang telah dilengkapi sejumlah fasilitas seperti rumah makan, restoran, dan hotel berbintang