BERITA TERBARU

Trptoba-News.  Menteri Pariwisata Arief Yahya pernah memuji keindahan Danau Toba, yang disebutnya luar biasa indah. Tak dipungkiri, danau ini memang salah satu destinasi wisata paling top di Indonesia.

"Semakin yakin dengan keindahannya. Danau Toba memang luar biasa!" begitu kata Arief Yahya kepada detikTravel, di awal tahun 2016 saat acara 'Rakor Tindak Lanjut Badan Otorita Pengelolaan Kawasan Pariwisata Danau Toba' di Toba Samosir.

Danau Toba yang berada di Sumatera Utara ini memang sudah lama masuk dalam daftar destinasi tercantik di Indonesia. Danau vulkanik yang panjangnya mencapai 100 km dengan lebar 30 km ini pun disebut-sebut sebagai danau terluas se-Indonesia, bahkan se-Asia Tenggara.


Redaksi Triptoba tentu pernah beberapa kali ke Danau Toba untuk melihatnya dari dekat. Sebelumnya, akses menuju ke Danau Toba bisa ditempuh naik mobil dari Bandara Kualanamu di Deli Serdang selama 4 jam. Jika tak mau berlama-lama di jalan, naik saja maskapai Garuda Indonesia yang punya penerbangan langsung dari Jakarta ke Silangit. Lalu lanjut naik mobil sekitar 1 jam ke wilayah Parapat, pinggiran Danau Toba.

Danau Toba yang terlihat dari Panatapan Huta Ginjang

Ada banyak tempat untuk melihat keindahan Danau Toba, salah satunya adalah di Panatapan Huta Ginjang yang berlokasi di Desa Dolok Martumbur, Kecamatan Muara, Tapanuli Utara. Ada perpaduan panorama yang memesona, yakni permukaan air yang luas nan tenang dan jejeran perbukitan hijau. Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi pun bilang, dari Panatapan Huta Ginjang, pemandangan Danau Toba terlihat seperti di Swiss.

Jangan cuma dipandangi saja, marilah kita naik perahu mengarungi Danau Toba. Di pinggiran Parapat terdapat banyak boat yang bisa disewa atau juga bisa naik dari Pelabuhan Ajibata. Naik perahu di Danau Toba rasanya seperti sedang di lautan saja!

Anda akan merasakan ombak dan perahu bakal terguncang. Belum lagi jika melepaskan pandangan ke luar dan mencoba melihat ujung Danau Toba yang pasti sulit terlihat, karena saking luasnya danau ini.

Sudah wajib hukumnya, jika naik perahu di Danau Toba harus mampir ke Pulau Samosir yang dijuluki pulau di atas pulau. Mampir ke Pulau Samosir Anda dapat berburu suvenir sampai melihat tarian Si Gale-gale yang sejarahnya mistis.

Deretan penginpan baik hotel dan resor di pinggiran Danau Toba dapat menjadi rekomendasi tempat bermalam. Bahkan beberapa di antaranya menawarkan paket wisata main banana boat dan snorkeling di Danau Toba. Asyik!

Selain nilai wisata, Danau Toba pun memiliki nilai sejarah. Tahukah Anda, puluhan ribu tahun lalu Gunung Toba meletus dan membentuk danau (kaldera) seperti sekarang. Dunia saat itu gelap gulita, perubahan cuaca ekstrem terjadi, es-es di kutub mencair, 1/3 mahluk hidup meninggal akibat letusannya.

Atas nilai wisata dan sejarah, maka tak heran Kementerian Pariwisata memasukan Danau Toba dalam 10 destinasi prioritas atau 10 destinasi unggulan Indonesia. Danau Toba pun kini dikelola oleh Badan Otorita Pariwisata. Suatu badan yang dibentuk oleh Kemenpar yang berisikan para ahli, pemda dan pemerintah pusat. Badan Otorita Pariwisata inilah yang nantinya memutuskan, mau dibikin atraksi dan fasilitas apa serta apa-apa saja yang dibenahi.